Buku,  Sustainable Living,  Ulasan

Ulasan Buku “Menuju Rumah Minim Sampah”

Kali ini, judul tulisan beneran judul bukunya. Ada satu kata di depannya gitu sih, tagar #belajarzerowaste.

Dimulai dengan zero waste. Zero waste adalah gerakan gaya hidup untuk mengurangi sampah yang kita hasilkan. Saya pertama mendengar istilah ini dari speech-nya Lauren Singer di TED (insert link ke video Lauren Singer). Selama setahun dia hanya memproduksi sampah tidak lebih dari satu botol mason jar. Wow.

Kemudian di Indonesia, aku mengenal seorang senior UKM (dulu) yang juga pegiat zero waste. Sekarang, dia adalah ibu dengan dua anak. Aku suka membaca post instagramnya karena menarik dan dia mengenalkan zero waste sebagai bukan nol sampah, tapi minim sampah. Ya soalnya, ndak mungkin to kita manusia ini tidak menghasilkan sampah sama sekali. Apalagi anak kos yang sering mencari pertolongan indomie dan abang burjo setiap akhir bulan. Eh, masih gitu ngga sih? Atau udah ngga ada yang begitu ya sekarang?

Dari senior inilah saya kemudian mengetahui instagram Mbak DK Wardhani yang memopulerkan gaya hidup minim sampah. Eh, pas banget, ternyata Mba Dini (panggilannya) akan mengeluarkan buku pre-order berjudul seperti yang ada di judul tulisan ini. Cus dong aku cari teman buat sekalian pesan bukunya, lalu menghubungi CS Area Magelang. Mbak CS menawari aku untuk ikut Kelas Minim Sampah di Telegram. Demi ikut kelas, aku install Telegram.

Singkat cerita, asyik sekali mempelajari cara-cara untuk menerapkan gaya hidup minim sampah di rumah. Buku ini banyak gambarnya. Bisa dibaca anak-anak juga. Anak-anak tetanggaku suka membuka-buka buku ini sekalipun belum bisa membaca, hanya demi melihat gambar.

Amplop untuk mengirim buku ini bisa dipakai kembali jadi bungkus kiriman yang lainnya. Buku ini dilengkapi jurnal dan tips juga untuk membantu kita pelan-pelan shifting ke gaya hidup ini. Mbak Dini menyederhanakan 5R (Refuse, Reduce, Reuse, Recycle, Rot) menjadi 3AH: Cegah, Pilah, Olah. Mudah dihafal, yey.

Tahapan paling pertama bagiku adalah mendapatkan niat. Seperti bab pertama buku ini, yang membahas “the why” (mengapa kita perlu mengubah gaya hidup menjadi minim sampah) dan bab kedua, “kemana perginya sampah”.

Yang kedua dan terpenting, melihat sampah mana yang paling banyak kita hasilkan, dari situ kita dapat memetakan kira-kira kebiasaan apa dulu nih yang perlu kita ubah.

Penampakan si Buku

Oke, aku tidak bisa bohong bahwa aku tidak terlalu antusias membuat ulasan buku ini. Tapiii, buku ini punya banyak kelebihan.

Semua tips yang ada di buku ini bisa kita temukan di internet; terutama di instagram dan pinterest. Sebenarnya, justru itulah nilai plus dari buku ini, kita tidak perlu susah-susah mengumpulkan sumber berita dan cara-cara kreatif untuk zero waste tapi sudah dengan runut dituliskan oleh Mbak Dini.

Sejujurnya, aku tidak menggunakan template jurnal yang dibuat dari buku ini. Pengetahuan tentang zero waste lifestyle di buku ini lebih seperti pelengkap dari materi yang diberikan di grup Telegram. Materi dari grup Telegram ternyata lebih nempel. Cara-cara untuk mengusahakan gaya hidup minim sampah, sekali lagi, kembali pada orangnya sendiri.

Nah, nilai plus plus plusnya banget, menurutku, buku ini banyak memberikan wawasan awal tentang cara-cara mengurangi sampah di rumah serta cara-cara komposting. Aku suka banget bagian ini, meskipun belum perlu. Ternyata sisa makanan bisa dijadikan pupuk dengan berbagai macam cara, dengan berbagai macam media. Komposter pun ada macam-macam. Di halaman 99 ada sedikit kesalahan yang kemudian diberitahukan oleh agen distribusi.

Aku merekomendasikan buku ini bagi siapapun yang sedang memulai mengubah gaya hidupnya menjadi lebih minim sampah. Selanjutnya, kita wajib terus belajar dan mencari tahu gaya hidup minim sampah seperti apa yang cocok untuk kita lakukan. Misalnya, di tempatku saat ini, sisa makanan yang kami (dan penghuni kost lain) hasilkan dikumpulkan di satu ember, untuk kemudian dibawa mas-mas ke desa sebelah, untuk pakan babinya. Jadi, aku belum merasa perlu untuk komposting.

Selain membaca buku ini, aku merekomendasikan untuk follow instagramnya Mbak Dini. Seperti kata Siska Nirmala dalam kata pengantar buku ini: zero waste is a new normal.

Sampai bertemu di cerita lainnya!

Detil buku:
#belajarzerowaste Menuju Rumah Minim Sampah karya D.K. Wardhani
Diterbitkan oleh Pustaka Rumah Main Anak (RMA), Cetakan 1: Agustus 2018
Tebal 180 halaman. Harga pre-order Rp89.000,00

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: